Cakra Budaya Indonesia
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.
Cakra Budaya Indonesia

Memperkenalkan budaya indonesia kepada seluruh orang dimuka bumi ini
 
IndeksLatest imagesPencarianPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Jam
shoutmix

isi comment dong
Latest topics
» Mengtasi Net Cut tanpa software
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 10:54 pm by Admin

» Tips Dan Trik Setelah Makan Jengkol
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 10:48 pm by Admin

» Ini Dia 2 Bocah yang Mengidap Penyakit Vampire (Draculla)
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 10:11 pm by yulai

» Ini Dia Secret Service, Perisai Presiden AS
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 10:04 pm by yulai

» Tempat Paling Gelap di Muka Bumi
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 10:01 pm by yulai

» Cara Pasang Youtube di WordPress
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 3:07 pm by Mr. chung

» Cara Pasang Avatar Gravatar Blavatar di WordPress
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 2:32 pm by Mr. chung

» Cara Daftar Blog WordPress
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 2:23 pm by Mr. chung

» Font Uploader Wordpress
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 1:46 pm by Mr. chung

» Cara Cepat Membuka Nama Domain
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 10:31 am by Admin

» Tips Ampuh Memilih Web Hosting
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyFri Nov 12, 2010 10:19 am by Admin

» taruh magnet dekat otak bisa bikin kidal
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyThu Nov 11, 2010 2:05 pm by Admin

» 10 SAHABAT RASUL YANG DI JAMIN MASUK SURGA
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyThu Nov 11, 2010 1:41 pm by Admin

» Asal Mulanya Nama Indonesia
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyThu Nov 11, 2010 12:56 pm by Admin

» Sejarah Tentang Penemuan Lambang Burung Garuda
Kampung Naga Tasikmalaya EmptyThu Nov 11, 2010 12:39 pm by Admin

Top posters
Admin
Kampung Naga Tasikmalaya Vote_lcapKampung Naga Tasikmalaya Voting_barKampung Naga Tasikmalaya Vote_rcap 
yulai
Kampung Naga Tasikmalaya Vote_lcapKampung Naga Tasikmalaya Voting_barKampung Naga Tasikmalaya Vote_rcap 
Mr. chung
Kampung Naga Tasikmalaya Vote_lcapKampung Naga Tasikmalaya Voting_barKampung Naga Tasikmalaya Vote_rcap 
shinichi81
Kampung Naga Tasikmalaya Vote_lcapKampung Naga Tasikmalaya Voting_barKampung Naga Tasikmalaya Vote_rcap 
b_you50
Kampung Naga Tasikmalaya Vote_lcapKampung Naga Tasikmalaya Voting_barKampung Naga Tasikmalaya Vote_rcap 
neng.cantik
Kampung Naga Tasikmalaya Vote_lcapKampung Naga Tasikmalaya Voting_barKampung Naga Tasikmalaya Vote_rcap 
iren
Kampung Naga Tasikmalaya Vote_lcapKampung Naga Tasikmalaya Voting_barKampung Naga Tasikmalaya Vote_rcap 
nisa.cena
Kampung Naga Tasikmalaya Vote_lcapKampung Naga Tasikmalaya Voting_barKampung Naga Tasikmalaya Vote_rcap 
Link status
Ym

Kunjungan

 

 Kampung Naga Tasikmalaya

Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
Admin
Admin


Jumlah posting : 208
Reputation : 0
Join date : 12.10.10

Kampung Naga Tasikmalaya Empty
PostSubyek: Kampung Naga Tasikmalaya   Kampung Naga Tasikmalaya EmptyTue Oct 12, 2010 6:55 pm

Kampung Naga merupakan perkampungan tradisional dengan luas areal kurang lebih 4 ha. Lokasi obyek wisata Kampung Naga terletak pada ruas jalan raya yang menghubungkan Tasikmalaya - Bandung melalui Garut, yaitu kurang lebih pada kilometer ke 30 ke arah Barat kota Tasikmalaya.

Kampung Naga Tasikmalaya Img_detail

Kampung Naga Tasikmalaya
Kampung Naga dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sangat kuat dalam memegang adat istiadat peninggalan Ieluhumya. Hal ini akan terlihat jelas perbedaannya bila dibandingkan dengan masyarakat lain di luar Kampung Naga. Masyarakat Kampung Naga hidup pada suatu tatanan yang dikondisikan dalam suasana kesahajaan dan lingkungan kearifan tradisional yang lekat.

Secara administratif Kampung Naga termasuk kampung Legok Dage Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya.

Jarak tempuh dari Kota Tasikmalaya ke Kampung Naga kurang lebih 30 kilometer, sedangkan dari Kota Garut jaraknya 26 kilometer.

Untuk menuju Kampung Naga dari arah jalan raya Garut-Tasikmalaya harus menuruni tangga yang sudah ditembok (Sunda sengked) sampai ke tepi sungai Ciwulan dengan kemiringan sekitar 45 derajat dengan jarak kira-kira 500 meter. Kemudian melalui jalan setapak menyusuri sungai Ciwulan sampai ke dalam Kampung Naga. Menurut data dari Desa Neglasari, bentuk permukaan tanah di Kampung Naga berupa perbukitan dengan produktivitas tanah bisa dikatakan subur.

Luas tanah Kampung Naga yang ada seluas satu hektar setengah, sebagian besar digunakan untuk perumahan, pekarangan, kolam, dan selebihnya digunakan untuk pertanian sawah yang dipanen satu tahun dua kali.

Kampung Naga Tasikmalaya Img_detailKampung Naga Tasikmalaya Img_detail

Daya tarik obyek wisata Kampung Naga terletak pada kehidupan yang unik dari komunitas yang terletak di Kampung Naga tersebut. Kehidupan mereka dapat berbaur dengan masyrakat modern, beragama Islam, tetapi masih kuat memlihara Adat Istiadat leluhurnya. Seperti berbagai upacara adat, upacara hari-hari besr Islam misalnya Upacara bulan Mulud atau Alif dengan melaksanakan Pedaran (pembacaan Sejarah Nenek Moyang) Proses ini dimulai dengan mandi di Sungai Ciwulan dan Wisatawan boleh mengikuti acara tersebut dengan syarat harus patuh pada aturan disana.

Bentuk bangunan di Kampung Naga sama baik rumah, mesjid, patemon (balai pertemuan) dan lumbung padi. Atapnya terbuat dari daun rumbia, daun kelapa, atau injuk sebagi penutup bumbungan. Dinding rumah dan bangunan lainnya, terbuat dari anyaman bambu (bilik). Sementara itu pintu bangunan terbuat dari serat rotan dan semua bangunan menghadap Utara atau Selatan. Selain itu tumpukan batu yang tersusun rapi dengan tata letak dan bahan alami merupakan ciri khas gara arsitektur dan ornamen Perkampungan Naga.

Obyek wisata ini merupakan salah satu obyek wisata budaya di Tasikmlaya Wisatawan biasanya memiliki minat khusus yaitu ingin mengetahui dan membuktikan secara nyata keadaan tesebut. Pengembangan obyek wisata Kampung Naga termasuk dalam jangkuan pengembangan jangka pendek.
Kampung Naga TasikmalayaKampung Naga Tasikmalaya
Sejarah/asal usul Kampung Naga menurut salah satu versi nya bermula pada masa kewalian Syeh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, seorang abdinya yang bernama Singaparana ditugasi untuk menyebarkan agama Islam ke sebelah Barat. Kemudian ia sampai ke daerah Neglasari yang sekarang menjadi Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Di tempat tersebut, Singaparana oleh masyarakat Kampung Naga disebut Sembah Dalem Singaparana. Suatu hari ia mendapat ilapat atau petunjuk harus bersemedi. Dalam persemediannya Singaparana mendapat petunjuk, bahwa ia harus mendiami satu tempat yang sekarang disebut Kampung Naga.
Kampung Naga Tasikmalaya
Nenek moyang Kampung Naga yang paling berpengaruh dan berperan bagi masyarakat Kampung Naga "Sa Naga" yaitu Eyang Singaparana atau Sembah Dalem Singaparana yang disebut lagi dengan Eyang Galunggung, dimakamkan di sebelah Barat Kampung Naga. Makam ini dianggap oleh masyarakat Kampung Naga sebagai makam keramat yang selalu diziarahi pada saat diadakan upacara adat bagi semua keturunannya.

Kampung Naga Tasikmalaya Img_detail

Namun kapan Eyang Singaparana meninggal, tidak diperoleh data yang pasti bahkan tidak seorang pun warga Kampung Naga yang mengetahuinya. Menurut kepercayaan yang mereka warisi secara turun temurun, nenek moyang masyarakat Kampung Naga tidak meninggal dunia melainkan raib tanpa meninggalkan jasad. Dan di tempat itulah masyarakat Kampung Naga menganggapnya sebagai makam, dengan memberikan tanda atau petunjuk kepada keturunan Masyarakat Kampung Naga.

Ada sejumlah nama para leluhur masyarakat Kampung Naga yang dihormati seperti: Pangeran Kudratullah, dimakamkan di Gadog Kabupaten Garut, seorang yang dipandang sangat menguasai pengetahuan Agama Islam. Raden Kagok Katalayah Nu Lencing Sang Seda Sakti, dimakamkan di Taraju, Kabupaten Tasikmalaya yang mengusai ilmu kekebalan "kewedukan". Ratu Ineng Kudratullah atau disebut Eyang Mudik Batara Karang, dimakamkan di Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, menguasai ilmu kekuatan fisik "kabedasan". Pangeran Mangkubawang, dimakamkan di Mataram Yogyakarta menguasai ilmu kepandaian yang bersifat kedunawian atau kekayaan. Sunan Gunungjati Kalijaga, dimakamkan di Cirebon menguasai ilmu pengetahuan mengenai bidang pertanian.
Kembali Ke Atas Go down
http://indonesia.forum-motion.com
 
Kampung Naga Tasikmalaya
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Kampung Batik Kauman Solo

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Cakra Budaya Indonesia :: Budaya Indonesia :: adat istiadat-
Navigasi: